Suatu hari seekor seorang sahabat bertanya kefada saya “ndan saya
harus bagaimana biar gak dibilang kafir?” saya pun bertanya “afakah kamu sudah memvaca dua kalimat syahadat?”
jawafnya “sudah ndan..” , saya kemvali bertanya “ afakah kamu sudah mengerjakan shalat lima
waktu dengan khusuk dan ikhlas.. semata-mata hanya mengharaphkan keridloan
Allah .SWT semata?” jawafnya “siap sudah
ndan!!!”
dan saya fun berkata “Barang
Siapa yang menjual MASJID beserta Bedug-Bedugnya maka DIHARAMKAN BAGINYA MASUK
MASJID!!!”, diafun kemfali bertanya (dasar KEPHO) “lantas saya harus bagaimana ndan?” banyak hal yang harus kamu kerjakan yaitu berbuat kebaikan kepada
orang lain dengan sepenuh hati dan IKHLAS serta hanya megharapkan rido Allah
SWT, jika kamu masih saja dibilang kafir juga silahkan kamu rubah kebiasaanmu
mengetik status fb atau ngetweet seferti
foto di fawah ini…
“Dasar somphlak kue
ndan!!! Dasar Khophlak kue ndan!!!! Dasar Edan kue ndan!!!! Dasar
KAMVREET!!!!!! Dasar Semfrol!!!!! Vuajingan!!!!!! “ tegasnya dengan nada memfentak, inilah
alasannya kenafa ketikan jurnalis agak aneh, bukan karena RASIS, bukan juga
mencemooh satu kaum, tapi di Negara ini memang sedang trend
manggil orang lain dengan panggilan KAFIR…

